Sabtu, 18 April 2015

YAKIN TUHAN PILIHKAN DIRIMU


Dear:  Lelaki yang dari tulang rusuk nya lah aku di ciptakan

Entah angin apa yang membuai aku hari ini dan membuatku begitu berani mencoretkan sesuatu untuk dirimu yang tidak pernah aku kenali.
Aku sebenarnya tidak pernah berniat memperkenalkan diriku kepada siapapun, apalagi mencurahkan sesuatu yang hanya aku khususkan untuk mu sebelum masanya, sesuatu yang ku jaga rapi selama ini semata-mata di tujukan hanya untuk mu.

Itulah hati dan cinta ku yang membuatku tersadar dari lena ku yang panjang,
Wahai pemuda yang namanya tertulis di laukhil mahfud sebelum nafas pertama ku berhembus, bagaimanakah kabar mu di sana?
Masih bersiapkah engkau menjemputku suatu hari kelak?
Aku tidak tau dimanakah kau berada saat ini, namun aku yakin tuhan sedang mempersiapkanmu untuk waktu terindah nanti.

Aku menghalang diriku dari mengenali lelaki manapun, aku tidak mau mengenal lelaki lain selain dirimu. Dalam masa penantian ini aku mempersiapkan diriku yang terbaik untuk mu.
Itulah bukti cinta ku pada mu, bagaimana dengan dirimu disana?
Tak ada yang menjamin kau akan setia pada ku.
Tapi aku yakin janji Alloh bahwa perempuan yang baik di ciptakan untuk lelaki baik pula.

Aku akan menjaga hati ini sampai akhirnya aku bertemu dengan imam terbaik ku dalam hidup ku.


========================================================================
DOA HAMBA UNTUKNYA


Ya Alloh hamba berdoa untuk seorang pria yang menjadi bagian hidup hamba.
Seorang yang sungguh-sunguh mencintai ku lebih dari sesuatu
Seorang yang yg meletakan hamba pada posisi ketiga setelah engkau, dan kedua orang tua ku .
Seorang yg hidup bukan untuk dirinya tetapi untuk mu ya alloh.
Wajah dan daya tariknya tidaklah penting, yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan engkau.
Dan dia mengerti bagi siapa dan untuk siapa dia hidup.

Seorang yang mempunyai hati yang bijak dan tidak otaknya saja yg cerdas, seorang yg tidak hanya mencintai ku, tapi jg menghormatiku.
Seseorang yang tidak hanya mencintai ku, memuji ku tapi juga menasehati ku jika aku berbuat salah.
Seseorang yang mencintai ku bukan karena kecantikan ku akan tetapi karena hati ku.
Seseorang yang dapat menjadi sahabat terbaik ku didalam setiap waktu dan situasi.

Hamba tidak meminta orang yg sempurna sehingga hamba dapat membuat dia sempurna di matamu ya Alloh.
Seseorang yang membutuhkan hamba sebagai peneguhnya.
Buatlah hamba menjadi orang yang bangga untuk dapat membuat dia bangga.
Berilah dia hati yang sungguh-sungguh mencintai ku sehingga hamba dapat mencintainya dengan sekedar cinta hamba.

Berilah hamba tangan yang slalu berdoa untuk mu.
Berilah hamba lisan yang bijaksana yang mampu memberikan dia semangat setiap saat dan selalu membuatnya tersenyum.
Pertemukan hamba dengannya pada waktu yang tepat, dan buatlah segala sesuatu yang indah pada waktunya.
Siapapun dia kelak hamba berharap dia dapat membimbing hamba, mengarahkan, mengingatkan, serta menasehati hamba, dan hamba berharap dia mencintai ku dari dasar hati yang terdalam dan tulus.

Semoga engkau memberikan dia untuk ku ya Alloh . Amiin
========================================================================

Hampir 2 tahun sudah tulisan ini ku terima, di selembar kertas kuning berlaminating.
Ungkapan perasaan dan doa yang begitu indah dan menyejuk kan hati
Yang selalu teringat dalam fikiran, yang membuat ku selalu percaya dengan harapan, harapan bahwa kita akan di persatukan dalam ikatan halal.. Ikatan pernikahan

Dulu  yang begitu perhatian dan selalu bersikap manis, kini telah hilang

Jaraklah yang memisah kan aq dan engkau
yaaaaah memang semua salah ku. Mungkin aq yang terlalu lugu. Tidak! aq tidak lugu. Aku takut pelanggaran. Aku takut menentang ijtihadnya,

Semua telah terjadi dan dulu telah ku akhiri hubungan kita.
Namun setelah ku putuskan untuk tidak menjalin sebuah ikatan dg mu
Aku mengerti perasaan sakit hati mu. Sebenarnya aku jg sama.
 Aku  pun tersiksa.
Tersiksa rindu yang tiada ujung, tersiksa karna telah mengahiri semuanya. Dalam doa ku tetes kan air mata untukmu, rasa sesal, rasa cinta, rasa sayang bercampur menjadi satu... yang hingga kini masih ada

Aku takut harapan ku dulu hilang, harapan untuk menjadi imam mu kelak.
Kaca pun telah pecah. Andai bisa ku kembalikan indah lagi kaca itu.

Andai engkau mengerti, hati ku ini masih seperti yang dulu.
Masih tetap mencintai dan membanggakan mu.

                                                                                                                                   chocholatelovestory

Jogja, 19 April 2015 03:00





Tidak ada komentar:

Posting Komentar